Selamat Datang Sahabat, Semoga bermanfaat apa yang ada di sini....
Showing posts with label Safety riding. Show all posts
Showing posts with label Safety riding. Show all posts

Monday, November 17, 2008

ZIGZAG

Zig Zag

Ada sebuah pertanyaan yang konyol menurut saya di sebuah forum Internet, “ mengapa Kereta api Jalanya Lurus? Seorang menjawab dengan spontan “ KLo jalanya ZigZag kaya Bikers dong…..” Sempat juga saya tersenyum disaat melihat jawaban seperti ini, Memamg ini candaan tetapi jika dipikirkan dengan seksama maka ini adalah potret Bikers secara umum di Indonesia.

Mungkin karena bentuk yang proporsional dan kecil maka sepeda motor sering kita bawa untuk berZigZag melewati suatu kemacetan, Zigzag adalah gerakan / laju berjalan kekiri dan kekanan dalam tempoyang singkat, hal ini sering juga saya lakukan dengan kecepatan yang bervariasi antara 20 – 40 KM / Jam tergantung tinggkat kepadatan dan peluang yang saya dapatkan diJalan.

Entahlah apa yang ada dipikiran saya waktu ber ZigZag ditengah kemacetan. Mungkin ini adalah salah satu cara untuk mengambil peluang untuk berjalan ditengah – tengah kemacetan.

Namun pertanyaanya sekarang adalah Apakah Zigzag itu aman? Efektifkah berjalan dengan berzigzag? Dan apakah ZIGzag itu mengganggu, hmmmm sungguh tidak kompeten klo hanya saya yang menjawab. Saya menghubungi rekan yang memang beliau konsern terhadap Safety Riding mengatakan bahwa Zigzag itu sangat tidak dianjurkan dalam berkendara, “ Tidak mencerminkan defensive Riding “ ujarnya, salah satu pengelola situs jalanraya.net menjelaskan Namanya aja Zig-Zag, konotasi nya lebih ke negatif kalau sampe di praktekkan di jalan raya.

1. Mengganggu jalur kendaraan lain.

2. Tidak Efektif karena jarak tempuh zig-zag beda sama lurus.

3. Mengganggu ? BANGET

Sementara dari hasil diskusi melalui mailinglist karisma_honda@yahoo.com juga mengamini apa yang dikatakan oleh bro Andri ini.

Hmmm Jadi mikir dech mau melakukanya lagi. Jika kita berfikiran berzig zag agar cepat sampai dirumah hmmm lebih baik kita asah lagi otak kita, sampai dirumah dengan utuh lebih baik dari pada sampai dirumah hanya nama. Selain itu Mungkin kita harus lebih menyadari Jalan raya adalah milik bersama dan hak bersama untuk mendapatkan keamana dan kenyamanan dalam berlalu lintas. So Think Again jika kita mau berzigzag on the road.

Thanks.

Thursday, April 10, 2008

Safety = Berjalan Peerlahan


Banyak pengertian yang menyatakan safety riding identik dengan jalan perlahan, tapi tidak seperti itu pengertian dikepala ini menjabarkan safety riding.

Pernah saya mencoba untuk mengutarakan apa definisi dari Safety Riding tersebut, menurut saya safety riding adalah berkendara dengan sadar. Cukup 3 kata itu saya rasa untuk mendefinisikan safety riding tersebut.

Apakah yang dimaksud dengan sadar didalam pengertian safety riding ini, Sadar akan bahaya ketika mengendarai Kendaraan Roda Dua, Sadar akan lingkungan yang akan kita lewati dalam berkendara, Sadar dengan Kondisi kendaraan yang akan kita kendarai, Sadar akan hak – hak serta kewajiban yang harus di patuhi ketika berada di Jalan Raya, Sadar akan prilaku diri selama dalam berkendara dan yang paling penting adalah sadar dengan kemampuan kita untuk mengendarai sepeda motor.

Kecepatan dalam mengendarai sepeda motor sangat dipengaruhi oleh 3 Faktor.

  1. Faktor Lingkungan

Dimana kita berkendara menentukan kecepatan seperti apa yang akan kita jalankan pada sepeda motor yang kita kendarai, sebagai contoh ketika saya berjalan diMargonda Depok saya akan berusaha tidak melebihi batas 60KM / Jam pasalnya di Wilayah ini sudah banyak Mall dan Ruko – Ruko perkantoran sehingga begitu banyak hal – hal yang harus saya antisipasi. Contohnya orang menyebrang, angkot yang berhenti seenaknya, dan lain sebagainya. Kondisi tersebutlah yang membuat saya sadar untuk menentukan batas maksimum 60kph ketika berjalan di Margonda. Masih banyak lagi contohnya, apakah jalan yang akan kita lewati banyak tikungan, jenis jalannya apakah jalan umum, jalan Raya atau jalan tikus DLL…


  1. Faktor Sepeda Motor

Setiap pengendara dengan sepeda motor miliknya tentunya mempunyai batas – batas maksimum untuk berkendara dengan kendaraannya tersebut, tergantung kondisi dari mesin, kondisi rem , kondisi rantai dan kondisi roda.

  1. Faktor kemampuan

Sudah pasti jika ingin safety maka kita harus sadar akan kemampuan kita berkendara, ketika kita berada dilingkungan yang memungkinkan untuk lari cepat dan kondisi sepeda motor yang mendukung untuk kita menggeber namun jangan dilupakan bahwa apakah kita mampu untuk berkendara dalam kecepatan tinggi, antisipasi apa saja yang akan kita lakukan ketika ada halangan tiba – tiba muncul didepan, bagaimana tekhnik pengereman yang baik jika saya terpaksa mengerem mendadak pada kecepatan tinggi, dan ketika saya harus jatuh, sudah siapkah saya jatuh dan bagaimana cara jatuh yang baik, tidak ada pilihan lain itu semua harus kita ukur, tentunya dengan jujur kita analisa diri kita sampai sejauh manakah kemampuan kita berkendara.

Jadi Berkendara Safety itu bukan berarti berkendara dengan perlahan tetapi berkendara dengan proporsional berdasarkan ketiga factor tersebut.. Dan yang perlu diingat adalah persiapkan segala sesuatu baik mental dan fisik serta kelengkapan berkendara ketika kita akan mengendarai sepeda motor kesayangan kita.


Maafkan saya jika artikel ini jauh dari sempurna, saya hanya ingin berbagi dari hal – hal kecil yang saya ketahui.


Keep Safety Ride Bro.


Games